Asam Sunti Warisan Endatu

BERITAKITA.CO | Banyak kuliner Aceh yang telah diakui oleh orang dari berbagai daerah di nusantara, salah satunya adalah sambal teri asam sunti. Memang pada umumnya, sambal memiliki rasa pedas yang khas dari setiap wilayah di mana sambal itu berasal, begitu juga dengan sambal ini, selain memiliki rasa pedas dan sesuai dengan iklim tropis Aceh, sambal ini memiliki rasa asam yang sangat khas dari asam sunti itu sendiri.

Asam sunti merupakan salah satu bumbu masak khas Aceh yang tidak termasuk dalam kategori rempah-rempah. Asam sunti terbuat dari buah belimbing wuluh, yang pembuatannya memakan waktu selama 4-5 hari tergantung kondisi cuaca. Dalam pembuatannya, belimbing wuluh direndam seharian hingga warna berubah kekuning-kuningan, selanjutnya, belimbing akan dijemur di bawah terik matahari hingga menyusut 60-70% dari ukuran aslinya dan berubah warna menjadi kecoklatan. Selama proses pengeringan, belimbing akan dibalurkan dengan garam sampai merata agar kadar asamnya tetap terjaga dan mikroorganisme tidak dapat tumbuh walaupun disimpan dalam waktu yang sangat lama

Asam sunti kini tidak hanya terkenal di Aceh, popularitasnya hampir mencakup seluruh wilayah nusantara. Ini karena banyaknya warga Aceh yang sudah menyebar ke seluruh wilayah nusantara. Asam sunti bukan satu-satunya khazanah kuliner khas asal Aceh. Masih banyak kuliner lain asal Aceh yang menyimpan banyak rahasia secara kultural dan  menyimpan nilai budaya yang cukup tinggi yang telah dilahirkan oleh para Endatu kita, dan masih terwariskan kepada kita secara turun temurun.

Semoga apa yang sudah diwariskan tidak berhenti di tangan kita, semoga anak cucu kita kelak masih bisa mengenali budaya, adat, kuliner khas daerahnya secara utuh. Jak rakan ta jaga warisan Entadu keu aneuk cuco bek sampoe gadoh, sebab Rincὂng ngoen Rapa’ie kajeut keu bukti tanyoe na uroe nyoe. Salam syeudara Loen.. Semoga bermanfaat.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment