Forkopimda Aceh Utara : Menjual Makanan Sebelum Jam 16.00 WIB Dicambuk 20 Kali

BERITAKITA.CO | Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Utara memberikan himbauan kepada para pedagang makanan dan jajanan untuk tidak berjualan sebelum jam 16.00 WIB, Minggu 28/05/2017.

Kepala Satuan Tugas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Utara, melalui ketua WH, Tgk. Mursalin mengatakan, pihaknya berharap masyarakat dan pedagang mengindahkan himbauan pemerintah dalam rangka bulan Ramadhan serta mematuhinya.

Imbauan tersebut antara lain larangan terhadap pedagang warung nasi dan penjual jajanan buka puasa berjualan sebelum pukul 16.00 WIB. Pedagang juga tidak boleh membuka warung dan kios sejak Maghrib hingga selesai shalat tarawih, begitu juga dengan pemilik warung internet.  Kecuali tempat umum yang dibutuhkan masyarakat, seperti puskesmas, rumah sakit dan juga terminal.

Pedagang makanan seperti warung nasi dan penjual jajanan buka buasa yang membuka jualannya sebelum jam 16.00 WIB dianggap melakukan pelanggaran dan akan ditindak berdasarkan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Aqidah, Ibadah dan Syiar dengan sanksi hukuman cambuk maksimal 20 kali.

Petugas akan melakukan patroli rutin pada siang, sore dan malam hari. Warga juga diminta melapor jika melihat ada pelanggaran. Mereka juga mengimbau kepada non-muslim diharapkan menghargai umat Islam yang sedang berpuasa.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment