BBPOM Aceh Amankan Ribuan Produk Pangan dan Obat Kadaluwarsa

BERITAKITA.CO | Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menyita sebanyak 1.802 produk pangan dan obat, ilegal, rusak, dan kadaluwarsa, dari sejumlah tempat di beberapa Kabupaten, Provinsi Aceh, Sabtu 27/05/2017.

Kepala BBPOM Banda Aceh Dra. Sjamsuliani, Apt MM mengatakan, ada 1.802 produk pangan dan obat yang disita sejak operasi pengawanan yang dimulai pertengahan Mei lalu. Operasi pengawasan pangan tersebut dilakukan baru di enam dari 23 kabupaten/kota yang ada di Aceh, yakni Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Barat.

Operasi pengawasan pangan di enam kabupaten/kota tersebut dilakukan terhadap 125 sarana atau toko. Petugas berhasil mengamankan sabanyak 1.802 produk pangan dan obat yang disita karena kadaluarsa, di antaranya susu kental manis, ikan kaleng, buah dalam kaleng, susu steril, sari buah, mie instan, makanan ringan, minuman teh dalam kemasan, bumbu instan, keju oles, produk olahan kacang, bubur bayi, tepung kue, dan biskuit.

Jenis lain yang diamankan yaitu produk minuman asal Malaysia, air mineral produk lokal, teh, dan kopi asal Thailand.

Pihak BPOM mengatakan operasi pengawasan pangan di kabupaten/kota lainnya, akan segera dilakukan. Mereka juga mengimbau para pedagang untuk tidak menjual produk pangan, obat, dan kosmetika ilegal atau tidak memiliki izin edar, rusak, serta kadaluwarsa.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment