Serangan Koalisi AS Kembali Tewaskan 100 Lebih Warga Sipil

BERITAKITA.CO | Serangan udara jet tempur koalisi pimpinan AS telah menewaskan lebih dari 100 warga Sipil, termasuk  anak-anak dan anggota keluarga pejuang ISIS, Al-Mayadin, Suriah timur, Jumat pagi (26/05).

Sementara itu, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Al-Amir Zeid bin Raad, mendesak seluruh kekuatan udara yang beroperasi di Suriah “memberi perhatian penuh untuk membedakan antara sasaran militer yang sah dan warga sipil”, saat meningkatkan serangan kepada ISIS.

Lembaga Observatorium Suriah (SHOR) juga mengonfirmasi serangan ini. Lembaga yang bermarkas di Inggris itu melaporkan bahwa melakukan serangan udara pada Jumat pagi ke sebuah gedung bekas pemerintahan di Kota Al-Mayadin. Akibatnya, 100 sipil tewas termasuk 33 anak-anak.

“Banyak keluarga telah melarikan diri dari Raqqa, kubu ISIS ke arah barat laut, di mana pejuang Kurdi Suriah dan Arab yang didukung AS terus melakukan serangan,” kata SOHR.

Warga melihat pesawat pengintai dan pesawat tempur mengitari kota pada pukul 7:25 pagi (1625 GMT) sebelum mereka menembakkan rudal yang menimpa dua bangunan. Salah satu bangunan adalah blok empat lantai yang merupakan perumahan keluarga pejuang Suriah dan Maroko.

Serangan lebih banyak terjadi setelah tengah malam.

Seorang juru bicara untuk koalisi pimpinan AS melawan ISIS mengatakan pasukannya telah melakukan serangan di dekat al-Mayadin pada tanggal 25 dan 26 Mei dan sedang menilai hasilnya.

ISIS telah kehilangan wilayah di Suriah dan Irak di bawah serangan dari serangkaian kekuatan dan kelompok pesaing di kedua negara. Banyak anggotanya yang mundur dari daerah lain berkumpul di daerah lembah Efrat Suriah.

Koalisi yang dipimpin AS mengatakan bahwa mereka berhati-hati untuk menghindari korban sipil dalam serangan udara dan menyelidiki apapun yang dilaporkan telah terjadi.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment