Pasukan Bertopeng Bunuh 28 Orang di Mesir

BERITAKITA.CO | Sekelompok orang bersenjata menyerang kelompok Kristen Koptik yang tengah melakukan perjalanan ke sebuah Biara di Mesir, di mana sebanyak 28 orang tewas dan 24 orang terluka, pada Jumat (26/5).

Kementerian Kesehatan mengatakan, di antara korban luka ada dua anak berusia dua tahun. Tidak ada klaim tanggung jawab atas serangan yang terjadi pada malam menjelang bulan suci Ramadhan. Serangan ini mengikuti serangkaian pemboman gereja yang diklaim oleh ISIS dalam sebuah kampanye kekerasan terhadap orang-orang Koptik.

Saksi mata mengatakan, orang bertopeng melepaskan tembakan setelah menghentikan kelompok orang Kristen yang berada di dalam bus dan kendaraan lainnya. Saluran televisi lokal menunjukkan sebuah bus dengan banyak darah.

Pakaian dan sepatu tergeletak di dalam dan sekitar bus, sementara mayat korban tergeletak di pasir di dekatnya, ditutupi dengan lembaran hitam. Imam besar pusat pembelajaran Islam Mesir Al-Azhar, Ahmed al-Tayeb mengatakan, serangan tersebut dimaksudkan untuk mengacaukan negara Mesir.

“Saya meminta warga Mesir untuk bersatu dalam menghadapi terorisme brutal ini,” katanya yang tengah melakukan kunjungan ke Jerman.

Serangan yang dikecam oleh para pemimpin Muslim Mesir tersebut terjadi 15 kilometer menuju Biara Santo Samuel the Convessor di provinsi Minya. Saat ini, pasukan keamanan melakukan perburuan pelaku penyerangan.

Sebagai reaksi atas serangan kelompok bertopeng tersebut, pesawat Angkatan Udara Mesir pada hari yang sama, Jumat (26/5), melakukan enam serangan langsung ke kamp-kamp di dekat Derna, Libya. Kairo meyakini gerilyawan yang bertanggung jawab atas serangan mematikan puluhan orang Kristen ini dilakukan mereka yang telah dilatih.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan, ia telah mengarahkan serangan terhadap apa yang ia sebut sebagai kamp-kamp teroris. Ia menyatakan hal tersebut dalam pidato di televisi yang menyatakan pendukung terorisme akan dihukum.

“Insiden teroris yang terjadi hari ini tidak akan luput dari perhatian. Kami saat ini menargetkan kamp tempat para teroris dilatih,” ujar Sisi.

Ia mengatakan, Mesir tidak akan ragu untuk melakukan serangan lebih lanjut terhadap kamp-kamp pelatihan untuk melawan Mesir, baik kamp di dalam maupun luar negeri.

[Sumber : Reuters]
Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment