Pengunduran Diri Ahok Akan Diparipurnakan

BERITAKITA.CO | Pengunduran diri Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan diparipurnakan pada pekan depan oleh DPRD DKI Jakarta, Kamis 25/05/2017.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Taufik mengatakan paripurna akan dilakukan segera karena berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 10/2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, DPRD harus mengajukan surat pemberhentian kepada Presiden RI melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maksimal sepuluh hari setelah surat pengunduran diri diterima, namun sebelum melakukan paripurna pekan depan, DPRD DKI Jakarta akan membahas hal tersebut bersama anggota dewan lainnya besok, Jumat 26 Mei.

Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta berdasarkan surat pengunduran dirinya pada Selasa 23 Mei 2017 lalu. Sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 130/P Tahun 2014 tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakara Masa Jabatan Tahun 2012-2017 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Sisa Masa Jabatan Tahun 2012-2017.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono mengatakan, proses paripurna harus melilbatkan DPRD DKI berdasarkan UU No 23/2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda). Pada Pasal 79 disebutkan pemberhentian harus diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Mendagri untuk mendapatkan penetapan pemberhentian.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment