Kelopak Mata Anda Sering Berkedut? Mungkin Ini Penyebabnya

BERITAKITA.CO | Kelopak mata berkedut (blepharospasm) merupakan suatu keadaan di mana otot-otot pada kelopak mata mengalami kejang paksa secara berulang-ulang. Blepharospasm atau biasa disebut sebagai kedutan kerap kali dialami oleh beberapa orang, untuk sebagian kasus mereka hanya mengalami kejang ringan berupa tarikan lembut disekitar kelopak mata sebagian lagi mengalami kejang yang cukup kuat hingga memaksanya untuk mengatupkan kelopak mata selama beberapa saat.

Durasi terjadinya kejang tidak dapat diprediksi, ada yang hanya terjadi sesekali selama satu atau dua menit namun ada pula yang terjadi hingga beberapa hari bahkan ada yang sampai beberapa minggu atau bulan.

Penyebab kedutan pada kelopak mata biasanya dikaitkan dengan beberapa faktor gaya hidup seseorang, antara lain:

Alergi

Sebagian orang yang memiliki alergi pada mata dapat menimbulkan gejala seperti gatal, bengkak dan mata berair. Saat Anda menggosok bagian mata hal tersebut dapat melepaskan histamine ke dalam jaringan air mata. Beberapa bukti menunjukan bahwa histamine dapat memicu terjadinya kedutan pada kelopak mata.

Untuk mengatasi masalah ini biasanya dokter akan merekomendasikan obat tetes mata anthiristamin atau tablet untuk mengurangi kedutan yang terjadi pada kelopak mata. Namun, anthiristamin juga dapat menyebabkan mata kering, oleh sebab itu pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketidak seimbangan gizi

Kekurangan zat gizi tertentu seperti magnesium dikabarkan dapat memicu terjadinya kejang pada kelopak mata. Jika Anda sedang melakukan diet sepertinya Anda perlu berkonsultasi dengan ahli gizi untuk melakukan diet dengan tidak mengganggu keseimbangan gizi.

Kelelahan

Terlalu banyak beraktivitas hingga kurang tidur juga bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya kedutan pada kelopak mata. Pastikan untuk mencukupi kebutuhan tidur Anda untuk mengistirahatkan tubuh sehingga kedutan pada kelopak mata dapat berkurang.

Ketegangan pada mata

Kedutan juga bisa terjadi saat mata terlalu lelah sehingga mengalami ketegangan. Biasanya ini terjadi karena terlalu lama menatap perangkat digital seperti layar komputer, smartphone, tablet atau televisi. Pastikan untuk memalingkan wajah Anda selama beberapa menit atau lebih saat sedang berhadapan dengan perangkat digital dalam waktu yang cukup lama. Tujuannya adalah untuk mengistirahatkan mata supaya tidak terlalu tegang.

Stres

Tubuh kita memiliki cara yang berbeda-beda untuk menunjukan bahwa mereka sedang berada di dalam tekanan. Kedutan pada kelopak mata biasanya menjadi salah satu tanda Anda sedang mengalami stress, terutama ketika berhubungan dengan masalah penglihatan seperti ketegangan mata.

Untuk mengurangi ketegangan tersebut Anda bisa mencoba untuk melakukan beberapa teknik relaksasi tubuh seperti yoga, bersantai di rumah, menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan atau teman-teman untuk mengurangi stress yang dapat menyebabkan kedutan.

Mata kering

Kebanyak orang dewasa atau lanjut usia kerap kali mengalami mata kering terutama usia 50 tahun ke atas. Mata kering juga sering kali dialami oleh mereka yang berada di hadapan komputer selama berjam-jam, penggunaan obat-obatan tertentu, penggunaan lensa kontak, alcohol, lelah dan juga stress. Apabila Anda mulai merasakan mata berkedut disertai dengan mata kering Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memulikan kelembaban mata agar dapat menghentikan kejangnya serta menghindari risiko berkedut di kemudian hari.

Alkohol

Apabila anda cukup aktif mengkonsumsi minuman beralkohol tampaknya Anda harus berhenti untuk sementara waktu karena alkohol juga meruapakan salah satu pemicu terjadinya kejang pada kelopak mata.

Kafein

Terlalu banyak mengkonsumsi kafein juga menjadi salah satu pemicu mata berkedut. Cobalah untuk mengganti minuman-minuman yang mengandung kafein dengan minuman lain yang lebih sehat dan bebas kafein untuk satu atau dua minggu dan lihat apakah mata berkedut Anda akan menghilang.

Kedutan pada kelopak mata mungkin tidak menyakitkan ataupun berbahaya, namun pasti cukup mengganggu bagi mereka yang mengalaminya apalagi jika terjadi selama rentang waktu yang cukup lama.

Kebanyakan kejang akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu penggobatan. Meskipun begitu, Anda tetap harus waspada karena bisa jadi kejang yang terjadi pada kelopak mata merupakan sebuah tanpa peringatan awal untuk suatu kondisi yang lebih serius terutama jika kejang disertai dengan tarikan pada wajah atau gerakan tidak terkendali.

Beberapa penyakit yang hampir selalu disertai dengan gejala mata berkedut adalah Bell Palsy (kelumpuhan wajah), dystonia, penyakit Parkinson, dan juga Sindrom Tourette.

[Sumber : Webkesehatan.com]
Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment